Di siang yang menyengat ini mendapat pesan singkat dari sahabat lama Tri Agus Asmara (sering dipanggil ceceb). Temanku sewaktu duduk di bangku SMA ini memberi informasi lewat SMS bahwa hari ini sedang launching produk baru sebuah minuman kemasan. Rencananya pertengahan bulan april ini produk tersebut akan membanjiri gerai gerai, warung dan mini market di seluruh Jakarta. (more…)
lambang.info
Sahabatku Tri Agus Asmara, Mencoba Mendobrak Comfort Zone Teh Sosro
Demi Masa
Demi masa, sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi. Kecuali orang yang dalam kesehariannya melakukan kebaikan, menebar ilmu yang bermanfaat, mencintai keluarga dengan sepenuh hati, bersabar dan saling nasehat menasehati sesamanya.
Disaat ada kemampuan untuk memperbaiki diri disetiap waktu, itu yang dinamakan sebagai orang beruntung. Kecelakaanlah yang didapat bilamana dengan bertambahnya usia bertambah pula tabiat buruknya. Bilamana tidak ada perbaikan seiring bertambahnya hari maka tergolong sebagai orang merugi. (more…)
Kunci Sukses
Sukses adalah sebuah kondisi dimana aktivitas hari ini lebih baik dibanding aktivitas hari kemarin. Oleh sebab itu terminologi kesuksesan bersifat reltif dan sangat tergantung pada sudut pandang seseorang. Rambut boleh sama hitam, namun yang pasti berbeda isi otak dan sudut pandangnya.
Ibarat membuka pintu rumah kesuksesan, dibutuhkan sebuah anak Kunci kesukses. Tanpa anak kunci tersebut tak akan mungkin pintu kesuksesan terbuka. Anak kunci tersebut seringkali dinamakan KEBERANIAN. (more…)
Semangat Teruuus…
Namanya “no ompong”, begitulah orang menyebutnya. Pernah sekali kutanya namanya, di jawab “pak, apalah arti sebuah nama, tak penting buat saya”. Nah, sejak saat itulah tak pernah lagi kutanyakan hal yang sama.
Kalau anda sering main main ke Jalan Maut “jalan Manggarai Utara”, tentulah tak asing dengannya. Disinilah dia setiap hari beroperasi. Dialah anak muda asal dari Ndemak (jawa tengah pelosok). Setiap hari berprofesi sebagai tukang packing. Yaitu profesi membuat peti peti sebelum barang dikirim jasa cargo. (more…)
Membaca Kunci Masa Depan
Melihat anak kecil berkerudung putih ini membuatku tersadar akan pentingnya “menuntut ilmu” dan membaca.
Dengan segala keterbatasannya ia duduk di sebuah sudut toko buku untuk sebuah hasr
at “membaca”. Benar memang dik, bahwa menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi laki laki dan perempuan, dari ayunan hingga ajal menjemput kelak.
Beruntunglah kita jikalau mampu untuk membeli buku. Namun, anak ini membuktikan bahwa menuntut ilmu pun bisa didapat dengan “gratis”.
Buku adalah jendela ilmu, itu benar adanya. Dengan buku, otak kita bisa mengelana kemanapun kita suka. Kebebasan yang paling hakiki adalah “membaca”.
Membaca itu warisan leluhur, warisan para nabi dan orang2 suci. Membaca juga merupakan warisan intelektual.
Teruslah membaca, dan tak ada kata berhenti.
Sukses Dengan Internet dan Media Sosial
Beberapa tahun yang lalu, ketika Internet pertama kali di perkenalkan dan di promosikan banyak sekali orang mencibir dan berpendapat apriori tentangnya. Bahkan ada yang skeptis dan berpendapat bahwa, “bisa saja yg ngetik di Internet itu anjing”.
Bahkan ada salah satu profesor yang sering menghiasi layar TV mengatakan bahwa, “data di google dan internet” tidak valid alias bohong belaka.
Dulu, pendapat itu sih boleh dan sah sah saja. Namun, sekarang tdk bisa lagi, karena saat ini jejak digital bisa dilacak atau di trace and tracing. Artinya pendapat awal seperti di atas sudah terpatahkan. Sebagai contoh yang paling update saat ini adalah bocornya dokumen rahasia oleh “wikileaks” (more…)








